PPs UIT – FISIP UIT Webinar Nasional, Bahas Daya Tahan Bangsa di Era Pandemi

... by Victoria in Design 1 week ago 25

MAKASSAR.UPEKS.co.id—Pascasarjana Universitas Indonesia Timur (PPs UIT) bekerjasama Fakultas Ilmu  Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) UIT Webinar Nasional secara Virtual, Jum’at (26/6/) berthema “Daya Tahan Bangsa  di Masa Pendemi Covid-19” .

Narasumber Dr. Rd. Ahmad Buchari, S.IP, M.Si Universitas Padjadjaran (UNPAD), Dr. Sukardi, SH, M.Hum, Bareskrim Polri, tema “Ketahanan dan Keamanan Nasional Darurat Covid – 19″.

Hadir Wakil Rektor (WR) IV Zulkarnain Hamson, S.Sos, M.Si, WR III Muh. Khaerul Nur , S.Farm, M.Kes, Direktur  Pascasarjana Prof.Dr.Hj. Maemunah Dawi, MS, Asdir I Pascasarjana Dr. Patawari, S.HI, M.H, Dekan Sospol Dra.  Nani Harlinda Nurdin, M.Si dan ketua prodi serta dosen UIT.

Ketua Panitia Moh. Yunus, S.Sos, M.A.P melaporkan kegiatan diikuti sekitar 500 orang dari berbagai instansi.

Hadir dari TNI, LBH, Pengacara, dan beberapa kampus lain yang hadir mulai tingkat lokall sampai Nasional seperti  UNHAS Makassar, UIN Alauddin Makassar.

Perserta dari luar Sulawesi, UNAS Jakarta, Universitas Azzahra Jakarta, Unpad Bandung, Universitas Yapis  Papua, dan beberapa kampus dari Kalimantan Yogyakata, Papua dan Sumatera.
Moderator Webinar, A.M. Azhar  Aljurida, S.Ip, Adm. KP.,Kandidat Doktor Doktor Sospol Unhas.

Dr. Rd. Ahmad Buchari, S.IP, M.Si mengatakan konsepsi ketahanan nasional tidak mengutamakan sikap  konfrontatif dan antagonistis, tidak mengandalkan kekuasaan fisik semata, tetapi lebih pada sikap konsultif dan  kerjasama serta saling menghargai dengan mengandalkan peka kekuatan moral dan kepribadian bangsa.

Kunci daya tahan bangsa yaitu Integritas, Kecerdasan dan semangat. Tanpa Integritas yang dua hal ini tidak ada gunanya, jadi integritas ini atau perbuatan memegang janji menjadi ukuran kita.  Kita juga mengenal di Islam FAST,  Fathonah, Amanah, Shiddiq dan Tabliqh.

Dr. Sukardi, SH, M.Hum mengatakan melawan Covid-19 sudut pandang hukum, Tindakan tegas dan konkret dari  Pemerintah untuk mencegah penyebaran Covid-19. Mengingat di masa Pandemik nyawa manusia terancam  menjalankan amanat dari konstitusi.

”Pemerintah wajib melindungi segenap bangsa Indonesia dan tumpah Indonesia (Elenia ke-4 Pembukaan UUD  NRI 1945), maka produk Hukum dari Pemerintah bukan himbauan tapi keputusan pemerintah untuk mengarahkan  segala kemampuan yang dimiliki untuk menyelamatkan hidup setiap orang termasuk kekuatan sektor ekonomi dan  keuangan negara dalam memerangi Covid – 19 di Indonesia,” ujarnya. (rls).

Kembali

Universitas IndonesiaTimur

Social Links